Tekst piosenki
"Ke mari berkumpul, duduk melingkariku,
semua anakku tercinta
Ada yang ingin kuwasiatkan
sebelum aku harus pergi jauh
Jalan kalian masih luas terbentang,
pandai-pandailah memilih
Iman di tangan jangan dilepas
Jadikan azimat penuntun hidup."
"Terimakasih kami tak terhingga
Petua ayahanda akan kami simpan
di dalam sanubari yang paling dalam
Menjadi pedoman memilih jalan."
"Legalah sudah hatiku sekarang
Mendengar janji kalian ucapkan
kerna zaman ini tengah bergolak,
membawa iklim buruk panas menyesatkan
Tuhan, bimbinglah anak dan cucuku
yang muda memang banyak lupa
T'lah kutanamkan iman di dada
Semoga mereka memilih jalan Mu."
hu hu hu hu hu hu hu hu hu hu hu hu hu
("Terimakasih kepada Mu, Tuhan
Engkau tak berpaling dari kami yang lalai
Luluskanlah doa kami bersama
untuk kesehatan ayah tercinta,
untuk seluruh umat seisi dunia
Amin.")

![Festiwal FAMA 2026: trzeci dzień. Do szczęścia nie ma instrukcji [RELACJA]](https://i.iplsc.com/000N86DI7K9NF8VO-C492.webp)

![Festiwal FAMA 2026: drugi dzień. "Dlaczego pszczelarze nie mogą żyć w pokoju" [RELACJA]](https://i.iplsc.com/000N7WHM09BQTYDV-C429.webp)

![Sławomir Przybył o festiwalu FAMA: Sztuka jest bardziej humanitarna niż cyfrowa [WYWIAD]](https://i.iplsc.com/000LKZ8BBHHYGB88-C429.webp)
![Martyna Baranowska: "Dla mnie ważniejsza od samego brzmienia jest intencja" [WYWIAD]](https://i.iplsc.com/000N6UFXDVD6SJ9O-C429.webp)